Tanpa Ujung (Bagian Kedua)
Surya berlari ketika tahu istrinya meninggalkan Kina seorang diri
dirumah. Sesampainya dirumah, pria bertubuh jangkung itu menemukan Kina tengah
asyik menonton televisi; dan setengah terlelap. Kemudian, ia berjalan ke dapur
untuk sekadar mengisi perut. “Pak, tadi aku lihat Ibu pergi dengan seorang
pria. Aku kira, itu Bapak,” tiba-tiba Kina berdiri tepat di belakang Surya.
“Tidak, nak. Ibu mu tadi pergi bersama kawannya,” Surya memilih melanjutkan
pekerjaan memperbaiki kulkas tetangga dua pintu yang teronggok di garasi
rumahnya.
..................................................................................................................................................................
“Ada yang ingin
kamu sampaikan, Kina?” Rega, seorang polisi berusia kurang lebih 28 tahun
mendekati Kina yang duduk dengan tatapan kosong di pojok ruang tahanan. “Hey,
kamu masih sangat muda. Dua puluh tahun, Kin. Kamu wanita yang cerdas, dan saya
yakin kamu juga baik. Saya mohon sama kamu, tolong katakan yang sejujurnya agar
hukumanmu tidak menjadi berat.”
Didalam lubuk
hatinya, Rega hanyalah seorang manusia biasa yang iba melihat Kina; pada
awalnya. Namun, selama enam bulan Rega bertugas di rumah tahanan tempat Kina
berada, ia pun merasakan hal yang tak biasa saat menatap mata Kina. Bukan lagi
iba, melainkan cinta. “Sekarang, kamu katakan kepada saya. Apa ada, satu
manusia saja di muka bumi ini yang percaya dengan perkataan saya? Sudah habis
kata-kata saya untuk menyuarakan bahwa saya tidak bersalah. Saya hanya ingin
menyelamatkan Bapak dari sikap Ibu yang jelas-jelas menyakiti Bapak. Kamu ingin
saya berkata apa lagi?” Kina berkata dengan penuh emosi dan kini, air matanya
tumpah. “Kamu salah besar, Kina. Saya, orang yang mempercayaimu 100%, bahkan
1000%. Kamu kira, saya tidak sedih melihat mereka memperlakukan kamu? Menyeret
kamu seperti binatang, memaki kamu seperti sampah. Apa kamu pikir, saya tidak
sakit hati?” Rega mulai merubah posisi tubuhnya, dan semakin mendekatkan
wajahnya kearah Kina.
Komentar
Posting Komentar